Skip to content

SEJARAH MUSIC JAZZ DUNIA

Written by

Thipstrealm

Siapa yang suka mendengarkan musik ? ada banyak genre musik di dunia, ada RnB, rock, jazz, latin, pop dan lain lain. Setiap orang memiliki selera musik yang berbeda – beda tentunya, musik memang selalu di nikmati oleh setiap orang dan tak mengenal kalangan dan usia. Siapapun bisa menikmati musik, entah di manapun seseorang itu berada, entah sedang apapun dan dalam kondisi mood apapun. Sejatinya musik adalah peneman seseorang dalam keseharian nya, percaya deh seperti ya sehari tidak mendengarkan musik itu akan susah sekali ya! Hihihi . tapi jangan ngaku pecinta musik kalau belum tahu sejarah yang ada di belakangnya, di setiap genre musik pasti ada latar belakang nya masing – masing lho, bahkan sudah ada genre musik yang di temukan ratusan tahun yang lalu dan berkembang hingga detik ini. Artikel kali ini akan membahas tentang sejarah music jazz di dunia, seperti apa sih ceritanya ? Yuk langsung saja kita ulas !

Music jazz adalah aliran musik yang berasal dari Amerika Serikat pada awal abad ke-20 dengan akar-akar dari musik Afrika dan Eropa. Musik jazz banyak menggunakan gitar, trombon, piano, trompet, dan saksofon. Elemen penting dalam jazz adalah blue notes, improvisasi, polyrhythms, sinkopasi, dan shuffle note.

Menurut Concise Oxford English Dictionary Revised Edition 2006, jazz adalah satu jenis musik yang berasal dari orang Amerika kulit hitam yang menonjolkan improvisasi, sinkopasi, ritme, dan diiringi dengan instrumen khusus. Chris McGregor pernah menulis artikel pada tahun 1964 berjudul “The Classic”. McGregor menyatakan bahwa swing merupakan salah satu elemen paling penting dalam musik jazz, Selain swing, unsur improvisasi juga digaris bawahi oleh McGregor. “Musik jazz adalah sebuah seni yang dibuat secara spontan,”

Secara garis besar, jazz adalah musik yang di dalamnya terdapat sebuah ritme yang memiliki harmoni, improvisasi, dan dimainkan menggunakan alat musik tertentu.

Musik jazz pada awalnya adalah musik tradisional Amerika Serikat yang dikembangkan oleh warga Afrika-Amerika di Amerika Selatan. Dipercaya, musik jazz yang lahir pada akhir abad 19 memasuki abad 20 ini merupakan perpaduan antara musik Eropa dan tradisi Afrika. Musik Afrika memberikan pengaruh dalam musik jazz berupa ritme yang terus menerus, serta pergerakan dan permainan emosi yang kelak begitu kental dalam karakter musik jazz. Sementara musik Eropa lebih memberikan pengaruh pada kualitas musikal, yaitu yang berkaitan dengan harmoni dan melodi. Perpaduan dua tradisi yang antonim ini kemudian menghasilkan satu jenis musik baru yang me-reinterpretasi-kan penggunaan nada-nada dalam kombinasi baru, menciptakan nada-nada indah yang mengekspresikan perasaan.

Era Dixieland dan Rigtime

Di era ini menjadi pengaruh dari bentuk asal Jazz. Dexieland adalah sebuah style yang bisa dianggap sebagai varian dari jazz klasik dan jazz New Orleans. Akar asli dari Dixieland sebagai bentuk musikal yang bersumber dari scene musik Chicago pada tahun 1920-an. Pionir dari Dixieland style meliputi guitaris Eddie Codon, Saxophonist Bud Freeman, dan Trumpeter Jimmy McPartland. Gaya Dixieland melibatkan improvisasi kolektif dalam chorus pertama, dengan para musisi masuk solo bersama riffing dari alat musik tiup, diikuti oleh closing ensemble, biasanya drummer memainkan 4-bar tag yang diakhiri oleh keseluruhan band. Musik ini mengalami perkembangan meliputi pemain trumpet dan cornet, seperti Joe Oliver, dan Louis Armstrong, ditampilkan sebagai suatu gaya yang berorientasi terhadap ensemble, dengan pemain trumpet memainkan melodi, harmoni dan countermelodi datang dari pemain trombon atau clarinet. Seksi rhythm berkembang menjadi suatu banjo ensemble, drum, bass, dan piano. Secara keseluruhan point dalan New Orleans Jazz adalah untuk menitikberatkan suatu ensemble daripada solo. Musik ini melebarkan sayapnya selama era 1920-an, dan mulai disaingi oleh lahirnya musik swing yang akhirnya akan menggantikan jenis musik ini.

Era Swing dan Bigband

Sekitar tahun (1920-1930) dansa filip merupakan dansa yang sangat populer dikala itu. Melodi yang mengiringi dansa ini harus lembut dan romantis, biasanya diiringi oleh sebuah orkestra. Louis Armstrong menawarkan sudut pandang yang berbeda dalam sejarah swing, disiarkan secara mendunia oleh suatu acara di stasiun radio Bing Crobsy. Pada tahun 1930-an adalah kelahiran musik swing. Efek yang baru ini lebih bagus dibanding tahun 1920-an. Sebagian besar kelompok band yang beraliran jazz mengadopsi style ini diawal tahun 1930, tapi band yang bermain manis tetap menjadi band yang terpopuler dikalangan penari kulit putih sampai seseorang bernama Benny Goodmar mucul di Ballroom Palomar pada bulan agustus 1955 dengan musiknya yang lebih “hot”. Para penonton dari penari muda kulit putih sangat menyukai ritme “Hot” Goodman dan komposisi musik swingnya. Hot Swing dan Boogie Woogie, menjadi bentuk domain dari musik Amerika untuk sepuluh tahun kedepan. Setelah Swing ini menjadi populer banyak bermunculan seperti Bing Crosby dan Frank Sinatra memakai band Swing untuk memberikan efek yang bagus dalam musiknya dan tetap mempertahankan hal ini menjadi musik yang populer meskipun telah tiba saatnya era Rock n Roll.

Era Bebop

Bebop adalah salah satu jenis musik jazz yang memiliki karakteristik unik berupa tempo yang sangat cepat dengan mengutamakan improvisasi pada struktur harmoni daripada struktur melodi. Musik Bebop berkembang di pertengahan tahun 1940-an dan mulai dimainkan musisi terkenal dalam 2 tahun pertama di perang dunia II. Pada tahun 1940-an para penggemar jazz mulai meninggalkan musik swing. Bebop menggambarkan perubahan drastis musik jazz di era swing, tempo cepat, phrase yang asimetrik, melodi yang penuh dengan listrik, dan ritme yang dirubah secara drastis. Bebop sering tampak sebagai musik yang nervous dan sering terputus dan terbagi. Tapi hampir semua pemusik jazz dan juga peminat jazz diseluruh dunia, era Bebop diakui sebagai revolusi musik jazz yang paling menarik dan indah. Pada tahun 1950-an hingga 1960-an musik Bebop mengalami beberapa mutasi : Hard bop, West coast, Cool jazz, dan Soul jazz. Format small dari Bebop yaitu satu hingga tiga horns, piano, bass, dan drums tetap menjadi standart combo instrument jazz hingga saat ini.

Previous article

penyanyi Jazz Asal Indonesia

Next article

KENALI CIRI –CIRI DAN ALIRAN MUSIK JAZZ !

Join the discussion

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *